Intro Tentang PivotTables

Pendahuluan

Bila Anda memiliki banyak data, kadang-kadang sulit untuk menganalisis semua informasi dalam lembar kerja. PivotTables dapat membantu membuat lembar kerja Anda lebih mudah dikelola dengan merangkum data Anda dan memungkinkan Anda untuk memanipulasi dengan cara yang berbeda.

Opsional: Unduhlah workbook praktek kita.

Saksikan video di bawah ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang PivotTables.

Menggunakan PivotTables untuk menjawab pertanyaan

Perhatikan contoh di bawah ini. Katakanlah kita ingin menjawab pertanyaan Berapa jumlah yang terjual oleh masing-masing sales? Menjawab pertanyaan tersebut bisa memakan waktu dan cukup sulit; setiap sales muncul pada beberapa baris, dan kita harus menghitung keseluruhan pesanan mereka yang berbeda-beda pada setiap orang. Kita bisa menggunakan perintah Subtotal untuk membantu menemukan jumlah total untuk setiap sales, namun kita masih memiliki banyak data untuk ditangani.

worksheet data penjualan

Untungnya, PivotTable dapat langsung menghitung dan meringkas data dengan cara yang akan membuatnya lebih mudah untuk dibaca. Ketika kita sudah selesai, PivotTable akan terlihat seperti ini:

total penjualan oleh penjual

Setelah Anda membuat PivotTable, Anda dapat menggunakannya untuk menjawab pertanyaan lain dengan cara menata ulang, atau pivoting data. Sebagai contoh, katakanlah kita ingin menjawab Berapakah total jumlah yang terjual setiap bulan? Kita bisa memodifikasi PivotTable kami terlihat seperti ini:

total penjualan per bulan

Membuat PivotTable:

  1. Pilih tabel atau sel-sel (termasuk header kolom) yang ingin Anda sertakan dalam PivotTable Anda.
    memilih tabel
  2. Dari tab Insert, klik perintah PivotTable.
    perintah PivotTable
  3. Kotak dialog Create PivotTable akan muncul. Pilih pengaturan Anda, kemudian klik OK. Pada contoh kita, kita akan menggunakan Table1 sebagai data sumber kita dan menempatkan PivotTable pada lembar kerja baru.
    kotak dialog PivotTable
  4. Sebuah PivotTable kosong dan Field List akan muncul pada lembar kerja baru.
    PivotTable kosong
  5. Setelah Anda membuat sebuah PivotTable, Anda harus memutuskan bidang yang akan ditambahkan. Setiap bidang hanyalah sebuah judul kolom dari data sumber. Dalam PivotTable Field List, centang kotak untuk masing-masing bidang yang ingin Anda tambahkan. Pada contoh kita, kita ingin mengetahui jumlah total yang terjual oleh masing-masing sales, jadi kita akan centang bidang Salesperson dan bidang Order Amount.
    memilih bidang
  6. Bidang yang dipilih akan ditambahkan ke salah satu dari empat daerah di bawah ini. Pada contoh kita, bidang Salesperson telah ditambahkan ke area Baris, sementara Order Amount telah ditambahkan ke Values. Anda juga dapat drag dan drop bidang langsung ke area yang diinginkan.
    bidang ditambahkan ke area
  7. PivotTable akan menghitung dan meringkas bidang yang dipilih. Dalam contoh kita, PivotTable menunjukkan jumlah yang dijual oleh masing-masing sales.
    PivotTable selesai

Sama seperti spreadsheet normal, Anda dapat mengurutkan data pada PivotTable menggunakan perintah Sort & Filter pada tab Home. Anda juga dapat menerapkan semua jenis format penomoran yang Anda inginkan. Misalnya, Anda mungkin ingin mengubah format angka untuk mata uang. Namun, hati-hati bahwa beberapa jenis format mungkin hilang ketika Anda mengubah PivotTable.

diurutkan dan diformat

Jika Anda mengubah salah satu data dalam worksheet sumber Anda, PivotTable tidak akan update secara otomatis. Untuk memperbaruinya secara manual, pilih PivotTable dan kemudian pergi ke Analyze Refresh.

Memutar data

Salah satu hal terbaik tentang PivotTables adalah mereka dapat dengan cepat memutar, atau mengatur ulang data Anda, yang memungkinkan Anda untuk memeriksa lembar kerja Anda dalam beberapa cara. Memutar data dapat membantu Anda menjawab pertanyaan yang berbeda dan bahkan bereksperimen dengan data Anda untuk menemukan tren dan pola baru.

Menambahkan kolom:

Sejauh ini, PivotTable kita hanya menunjukkan satu kolom data pada suatu waktu. Jika ingin menampilkan beberapa kolom, Anda harus menambahkan bidang pada Columns area.

  1. Drag bidang dari Field List ke Columns area. Dalam contoh kita, kita akan menggunakan bidang Month.
    menambahkan kolom
  2. PivotTable akan mencakup beberapa kolom. Pada contoh kita, sekarang ada kolom untuk penjualan bulanan setiap orang, di samping grand total.
    PivotTable selesai

Mengubah baris atau kolom:

Mengubah baris atau kolom dapat memberikan perspektif yang berbeda pada data Anda. Hal yang harus Anda lakukan adalah menghapus bidang yang dimaksud, kemudian menggantinya dengan yang lain.

  1. Tarik bidang yang ingin Anda hapus dari area saat ini. Anda juga dapat menghapus centang pada kotak yang sesuai dalam Field List. Pada contoh kita, kita telah menghapus bidang Month dan Salesperson.
    menghapus bidang
  2. Tarik bidang baru ke daerah yang diinginkan. Pada contoh kita, kita akan menempatkan bidang Region di bawah Rows.
    menyeret field
  3. PivotTable akan menyesuaikan, atau pivot, untuk menunjukkan data baru. Pada contoh kita, sekarang menunjukkan jumlah yang dijual oleh masing-masing region.
    PivotTable selesai

Untuk mempelajari lebih lanjut

Setelah Anda merasa nyaman dengan PivotTables, Lihat pelajaran Melakukan Lebih dengan PivotTables untuk cara lain dalam menyesuaikan dan memanipulasi.

Tantangan!

  1. Buka workbook praktek kami.
  2. Buat PivotTable di lembar terpisah.
  3. Kami ingin menjawab pertanyaan Berapakah jumlah total yang terjual di masing-masing daerah? Untuk melakukan ini, pilih Region dan Order Amount. Setelah selesai, buku kerja Anda akan terlihat seperti ini:
    PivotTable 1
  4. Di daerah Rows, hapus Region dan ganti dengan Salesperson.
  5. Tambahkan Month ke area Column.
  6. Ubah format nomor sel B5: E13 menjadi Currency.Catatan: Anda mungkin harus membuat kolom C dan D yang lebih luas untuk melihat nilai-nilai.
  7. Setelah selesai, buku kerja Anda akan terlihat seperti ini:

    Pengenalan tentang PivotTables